Selasa, 11 November 2014

WALIKOTA MOJOKERTO LAUNCHING AMARI DAN TELECENTER PALAPA

Angkutan malam hari gratis (Amari) resmi telah dilaunching Walikota Mojokerto KH.Masud Yunus, sabtu 1/11/2014 di arena Terminal Kertajaya Kota Mojokerto . lanching kali ini disaksikan oleh Kapolres Mojokaerto Kota AKBP Wiji Suwartini, SH, M.Si, asisten I dan II, pimpinan organda, pimpinan Bina Marga Kota Mojokerto, Dinas Infokom Provinsi Jatim, Camat dan Lurah Se-Kota Mojokerto. Amari adalah armada Kota yang disediakan oleh Pemerintah Daerah secara gratis. Dengan adanya Amari ini diharapkan dapat memberikan kemudahan-kemudahan untuk masyarakat. Kemudahan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Mojokerto ini dapat dimanfaatkan demi penimgkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu dikatakan Walikota Mojokerto saat memberikan sambutan peresmian launching tersebut. “ Dengan adanya Amari ini maka Kota Mojokerto akan ramai, dengan ramainya Kota maka peredaran uang akan meningkat, dan otomatis perekonomian juga akan meningkat. Jika perekonomian meningkat maka pengangguran dan kemiskinan akan berkurang. Dengan demikian kesejahteraan masyarakt akan meningkat”. Tegas Walikota. Hal ini mengingat fungsi pemerintah adalah melayani dan tugas pemerintah adalah mensejahterakan rakyatnya. Pembangunan kota Mojokerto lima tahun kedepan adalah mewujudkan Kota Mojokerto sebagai servive city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral. oleh karenanya harus diimbangi dengan kemampuan dalam bidang penggunaan teknologi informasi. Pada kesempatan yang sama juga dilaunching penggunaan Telecenter Palapa. Dengan adanya Telecenter Palapa ini masyarakat dapat mengakses internet untuk mendapatkan berbagai informasi atau menggunakannya sebagai media promosi akan produk dan jasa yang dihasilkan, pesan Walikota. Pada kesempatan tersebut Walikota bilang bahwa setelah launching Amari ini maka ada lima pelayanan gratis yang diberikan oleh Pemerintah daerah kepada masyarakat yaitu gratis dalam bidang kesehatan, pendidikan, layanan public seperti kepengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran serta Raskin Gratis dan Amari ini. Sementara itu Ruby Hartoyo, S.Sos, MM Kepala Dishubkominfo Kota Mojokerto menyampaikan bahwa saat ini kondisi Terminal Kertojoyo mengalami penurunan fungsi, sebab ada kecenderungan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dari pada menggunakan jasa angkutan kota. Keadan tersebut berdampak pada jam operasional angkutan umum dalam kota atau mikrolet. Melihat kondisi tersebut diperlukan inovasi untuk menghidupkan kembali fungsi terminal Kertajaya Kota Mojokerto sebagai service city maka diperlukan upaya memberikan angkutan malam hari secara gratis. Route Amari meliputi pusat pelayanan atau kawasan public. Untuk Line A melintasi Terminal Kertojaya- Jln. Jaya Negara-jln.Pahlawan-Jln.Benteng Pancasila-Jln.Empunala-Jln. Residen Pamuji-Jln.Letkol Sumarjo-jln. A.Yani-jln.Mojopahit utara - Jln.Bayangkara-Jln.PB.Sudirman-Jln. Cokro Aminoto-Jln. KH.Nawawi-Jln.Bayangkara-Jln. Mojopahit Selatan-Jln. Brawijaya-Jln. Tribuana Tungga Dewi-Jln. Prajuritkulon-Jln. Surodinawan (RSUD)-Jln. KH.Usman-Jln.Wijaya Kusuma-Jln. Teratai-Jln. Raden Wijaya-Jln. Jaya Negara – kembali ke Terminal Kertajaya. Untuk route line B melewati Terminal Kertajaya- Jln. Jaya Negara-Jln. Mojopahit Selatan-Jln. RA.Basuni-Jln. KH.Usman- Jln. Surodinawan (RSUD) – Jln. Tribuana Tungga Dewi-Jln. Brawijaya-Jln.Mojopahit utara (aloon-aloon)-Jln. Bayangkara-Jln.PB Sudirman-Jln. Residen Pamuji-Jln.Empunala-Jln.Benteng Pancasila-Jln.Jln.Pahlawan-Jln. Jaya Negara dan kembali ke Terminal. Untuk saat ini jumlah armada Amari masih tersedia sebanyak 8 unit untuk line A dan B. amari ini beroperasi mulai jam 18.00 sd. 20,00 WIB. Mengenai Telecenter merupakan sarana atau tempat yang dilengkapi dengan teknologi, informasi dan komunikasi sbagai sarana pemberdayaan komunikasi masyarakat. Telecenter palapa merupakan bantuan dari pemerintah Propinsi Jawa Timur melalui Dinas Informasi dan Informatika yang bisa direalisasikan pada tahun 2014 ini. Keberadaan Telecenter ini sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2003 tentang kebijakan strategi nasional dalam pengembangan e-government. Tjuan dibangunnya Telecenter ini antara lain untuk meningkatkan aksesbilitas terhadap sumber informasi, pengetahuan dan teknologi. Mendorong produktivitas dan inovasi dan menfasilitasi jalinan kemitraan dan memberikan peluang positif bagi masyarakat untuk berkembang. Mendukung promosi keunggulan Kota Mojokerto.

Selasa, 04 November 2014

WALIKOTA MOJOKERTO BERANGKATKAN PESERTA PAWAI TA’ARUF

“ Dengan peringatan tahun baru Hijriah dan sumpah pemuda kita gerakkan revolusi mental untuk menyongsong masyarakat ekonomi Asean tahun 2015”
Walikota Mojokerto KH.Mas’ud Yunus memberangkatkan peserta Pawai Ta’aruf pada sabtu,25/10/2014 di Aloon-aloon Kota Mojokerto. Pawai Ta’aruf kali ini dilaksanakan dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharam 1436 H yang sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda bertepatan dengan tanggal 25 Oktober 2014 Masihi. Hadir dalam upacara pemeberangkatan tersebut antara lain jajaran forum pimpinan daerah. Tampak hadir Kapolres Mojokerto Kota, Komandan Korem 082 Citra Panca Yuda Jaya, Komandan Kodim 0815, ketua DPRD Kota Mojokerto, wakil Walikota Mojokerto, sekretaris daerah Kota staf ahli dan pimpinan SKPD, camat dan lurah sekota Mojokerto. Pawai yang digelar kali ini adalah yang pertama kali dilaksanakan tingkat Kota. Jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya Pawai Ta’aruf hanya dilaksanakan ditingkat Kecamatamn atau Kelurahan dan tingkat sekolah. Namun tahun ini Walikota Mojokerto berkeingininan untuk digelar secara spektakuler hingda dapat menghibur masyarakat. Terbukti pelaksanaan pawai yang bernuansa Islami kali ini berjalan dengan meriah tak ubahnya seperti karnaval pada umumnya. Kepala Bagian Administrasi Kesejahteaan rakyat selaku ketua panitia penyelenggara Zuhrini, SE mengatakan, maaksud dan tujuan mewujudkan rasa cinta bagi anak-anak, remaja akan ajaran Islam serta memperkenalkan adanya kalender Islam yang tidak sama dengan masehi. Mengajak masyarakat untuk selalu menjalankan syariat agama, meningkatkan kualitas iman dan taqwa dalam merefleksikan tahun baru hijriah. Sebagai momentum untuk merancang kehidupan yang lebih baik, berkualitas dan lebih bermakna, tegas Zuhrini. Walikota Mojokerto dalam sambutannya menegakan, tahun baru Islam adalah Hijrah yaitu perpindahan sikap mental dari pesimisme menjadi optimisme, dari tidak baik menjadi baik dari jahiliah menuju tauhid. Itulah makna yang kita ambil dari peringatan tahun baru Hijriah dan sumpah pemuda, Sebagaimana tema peringatan tahun ini “ Dengan peringatan tahun baru Hijriah dan sumpah pemuda kita gerakkan revolusi mental untuk menyongsong masyarakat ekonomi Asean tahun 2015”, tegas Walikota Mojokerto. Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Mojokerto ini bilang, Untuk menjadi bangsa yang berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkeprinadian dibidang budaya maka kita harus merani merovolu mental kita. Sebagai angsa Indonesia kita harus cinta tanah air Indonesia, kita harus bangga dengan Indoneia dan kita harus mencintai produk-poduk Indonesia. Mengingat kita adalah rakyat Indonesia yang mengaku bertanah air satu tanah air Indonesia, Berbangsa satu bangsa Indonesia dan berbahasa satu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Semangat sumpah pemuda dan tahun baru Islam hendaknya dijadikan motivasi agar Indonesia lebih maju, lebih sejahtera dan lebih bermartabat. Oleh karena itu pada kesempatan yang sama Walikota Mojokerto menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah jerih payah hingga terselenggaranya acara pawai ini. Setelah turun dari imbar Walikota Mojokerto didampingi oleh Jajaran forum pimpinan daerah memberangkatkan peserta nomor satu. Namun sebelumnya juga disuguhkan dengan penampilan tari-tarian oleh Ikatan Gus dan Yuk Kota Mojkerto. Selanjutnya pemberangkatan juga dilakukan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiji Suwartini. Demikian seterusnya peserta yang lain diberankatkn oleh panitia penyelengara. Walupun pawai ta’aruf ini tidk dilombakan namun antusias peserta untuk bernampilan yang menarik sangat terlihat. Entah berapa biaya yang dikeluarkan untuk berhias untuk bisa tampil menarik dan menghibur. Aneka kreasi ditampilkan oleh peseta ini dengan membuat desain yang artistic. Mencerminkan nilai seni dan budaya yang tinggi. Tidak sedikit diantara mereka yang dominan pserta pelajar ini menyuguhkan pesan-pesan moral dan juga pesan-pesan yang terkait dengan visi dan misi pemerintah Kota Mojokerto. Demikian juga dengan hiasan dan patung seperti onta, kakbah yang beruansa Islami, layak sebuah hiburan yang menarik. Bukan itu saja diarena pemberangkatan juga diwarnai dengan lukisan on the spot oleh para perupa dari Dewan Kesenian Kota Mojokerto. Alhasil dalam durasi waktu hitungan menit para perupa ini menghasilkan satu lukisan yang menggambarkan suasana upacara pemberangkatan Pawai taaruf saat itu. Kontan aja lukisan ini dihadiahkan kepada Walikota Mojokerto. Agenda spontan ini tentu merupakan survive dan menarik pehatian semua pengunjung yang ada diarena kegiatan. Ternyata diluar dugaan Walikota juga memberikan apresiasi yang mengejutkan dengan membeli lukisan tersebut seharga 1 juta rupiah. Peserta sebanyak 127 regu terdiri dari SD/MI sebanyak 70 regu, SMP/MT.s sebanyak 19 regu, SMA/SMK/MAN sebanyak 16 regu, TPQ/Majelis Taklim/kelompok masyarakat sebanyak 22 regu. Masing-masing regu terdiri dai 20 orang. Peserta ini melewati route yang telah ditenukan oleh panitia yaitu dari Aloon-aloon – jln. Mojopahit- Jln. Bayangkaa-Jln Letkol Sumarjo- Jln. PB Suirmnan-Jln. A,Yani dan kembali Finish kembali ke Aloon-aloon Kota Mojokerto. Dalam perjlanan ini sempat terjadi kemaceta, sebab peserta pertama sudah sampai di finish ternyata peserta yang belum berangkat sehingga terjadi penumpukan peserta. Namun keruwetan ini hanya beberapa saat dan langsung petugas keamanan bersama polresta mengurai kemacetan tersebut. Acara ini berjalan dengan lancar aman dan konusif serta para pesertapun tetap semangat karena Walikota beserta isteri dan jajaran forpinda juga masih antusias untuk menyaksikan penampilan peseta yang berangkat dari star di aloon-aloon Kota Mookerto (ri) Para jawara pawai Ta’aruf 2014 Tingkat SD Tingkat SMP Tingkat SMA Juara Nama sekolah Juara Nama sekolah Juara Nama sekolah I SDN Kranggan I I SMP MAMBAUL QUR’AN I SMA N 3 II SDN Jagalan II SMPN 1 II SMK BHAKTI INDONESIA M. III SDN MERI 1 III SMPN 3 III SMA N 1 H.1 SDN MERI 2 H.1 SMPN 2 H.1 SMA PGRI 1 H.2 SDN KRANGGAN 2 H.2 SMPN 4 H.2 MAN 1 H.3 SDN BALONGSARI 5 H.3 SMPN 8 H.3 SMA MUHAMADIYAH I UMUM Juara I MJELIS TA’LIM BINA ANISA Juara II PDA JAGALAN Juara II MUSLIMAT NU ANAK CABANG KEC. MAGERSARI

KOTA MOJOKERTO DIPASTIKAN AKAN MENJADI 3 KECAMATAN

Berdasarkan Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dijelaskan bah syarat fisik pembentukan daerah Kota meliputi paling sedikit empat Kecamatan. Sementara disisi lain kndisi eksisting Kota Mojokerto saat ini hanya 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Prajuritkulon dan Kecamatan Magersari. Melihat kondisi fisik inilah Pemerintah Kota Mojokerto bertekad akan menjadikan Kota Mojokerto dari 2 Kecamatan menjadi 3 Kecamatan. Oleh karenanya dalam hal ini pemkot Mojokerto wajib melaksanakan pemekaran wilayah Kecamatan. Untuk dapat melakukan pemekaran selain syarat fisik juga diperlukan syarat aministrasi dan syarat dan syarat teknis. Syarat admnistrasi meliputi adanya persetujuan dari DPRD Kab/Kota, Bupati/Walikota yang bersangkutan,persetujuan DPRD Provinsi dan Gubernur serta rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri . sedangkan syarat teknis meliputi factor yang menjadi dasar pembentukan daerah yang mencakup factor ekonomi, potensi daerah, social budaya, social politik, kependudukan,luas daerah, petahanan, keamanan, dan factor lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah. Untuk persiapan syarat fisik ini Bagian Pemerintahan Kota Mojokerto mengadakan sosialisasi secara keliling ke Kelurahan-kelurahan. Dalam sosialisasi ini menghadirkn ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan juga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan. Hadir sebagai narasumber adalah Acim Dartasim, S.Sos. MT dan Abd. Rahman Tuwo untuk wilayah Kecamatan Magersari dan untuk wilayah Kecamatan Prajuritkulon Yusuf AP dan juga didampingi oleh Kabag Pemerintahan Drs. Imron. Dijelaskan oleh Acim bahwa dasar pembentukan Kecamatan berdasarkan PP. no 19 tahun 2008 pada pasal 2 antara lain Kecamatan dibentuk dengan PERDA berpedoman pada PP; Pembentukan Kecamatan dapat berupa pemekaran dari 1 kecamatan menjadi 2 kecamatan atau lebih, dan/atau penyatuan wilayah desa dan/atau Kelurahan dari beberapa kecamatan. Lebih lanjut dijelaskan oleh lebih lanjut dijelaskan oleh Acim bahwa Kota Mojokerto dengan Luas Wilayah 1.646,54 ha terdiri dari 2 Kecamatan 18 Kelurahan 72 Lingkungan 176 Rukun Warga 655 Rukun Tetangga. Berdasarkan hasil analisis pemusatan kecamatan Prajuritkulon baru terdiri dari 6 Kelurahan yaitu Kelurahan Surodinawan, Prajuritkulon, Blooto, Pulorejo, Kauman, Mentikan. Sedangkan untuk Kecamatan magersari baru terdiri dari Kelurahan yaitu Kedundung, Magersari, Wates, Balongsari, Gedongan dan Gunung Gedongan. Satu lagi Kecamatan Bau yaitu Kelurahan Kanggan, Miji, Meri, Jagalan, Sentanan dan Purwotengah. Narsumber lainnya Camat magersari Abdur Rahman Tuwo saat sosialisasi di Kelurahan Balogsari kamis 2/10/2014 menyampaikan, tujuan dari pemekaran ini adalah untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi. Percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah. Percepatan pengelolaan potensi daerah. Sementara kedudukan dan tugas Kecamatan Kecamatan merupakan perangkat daerah kab/kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh Camat. Tugas Camat dalam melaksanakan pelayanan masyarakat meliputi melakukan kegiatan perencanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan, melakukan percepatan pencapaian standar minimal di wilayahnya. Melakukan pembinaan dan pengawasan thd pelaksanaan pelayanan kpd masyarakat di kecamatan. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan. Melaporkan pelaksanaan keg pelayanan kpd masyarakat di wil kecamatan kepada Walikota. Adapun tugas Kelurahan adalah Pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan. Pemberdayaan masyarakat. Pelayanan masyarakat. Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum dan Pembinaan lembaga kemasyarakatan. Dengan demikian diharapkan dapat menyelesaikan persoalan pelayanan public yang dapat mempengaruhi, yaitu aspek penyelenggaraannya, aspek dukungan sumber daya manusianya dan kelembagaan atau isntiusinya. Dalam halpenyelenggaraan pada umumnya kurang reponsif, kurang informative, kurang accessible untuk ini dipengarui oleh adanya jarak jangkauan masyarakat. Kurang koordinasi, terlaku birokratis dan kurang mau mendengar adanya keluhan/saran dan aspirasi masyaraka. Dalam hal sumber daya manusia, kurangnya profesionalisme, kompetensi, empati dan etika aparatur. Sedangkan masalah kelembagaan pada umumnya adanya desain organisasi yang hirarki membuat pelayanan berbelit-belit dan tidak terkoordinasi dengan baik. Dengan adanya pemekaran kecamatan ini kata Tuwo, diharapkan Pemerintah kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak/aparat terdepan dalam pelayanan masyarakat dapat lebih memaksimalkan kinerjanya karena penduduk yang ditangani semakin sedikit dan sebaliknya akan semakin bertambah aparat pemerintah terdepan yang melayani (lebih responsif terhadap permasalahan warganya). Span ofcontrol (jarak pelayanan) akan semakin dekat sehingga pelayanan publik dapat semakin ditingkatkan. Bertambahnya pusat-pusat pelayanan yang baru yang berarti menambah pusat-pusat pelayanan publik yang pada akhirnya mampu meningkatkan pelayanan. percepatan pembangunan kelurahan sebab belanja rutin dan pembangunan makin merata. Pada kesempatan tersebut dijelaskan oleh Drs. Imron Kepala Bagian Pemerintahan bahwa, proses pemekaran wilayah kecamatan ini membutuhkan waktu yang yang panang. oleh karena itu pihaknya meminta kesadaran dan dukungan dari segenap elemen masyarakat. Tanpa partisipasi dan dukungan dari masyarakat pembangunan tidak berarti apa-apa.(ri) Rencana Penataan Wilayah Kota Mojokerto: No Kecamatan Prajurit Kulon Baru, meliputi: Indeks Sentralitas 1 Surodinawan 149,70 2 Prajurit Kulon 123,32 3 Blooto 66,60 4 Pulorejo 97,99 5 Kauman 37,03 6 Mentikan 133,31 No Kecamatan Baru, meliputi: Indeks Sentralitas 1 Kedundung 176,97 2 Magersari 92,18 3 Wates 169,74 4 Balongsari 138,38 5 Gedongan 107,96 6 Gunung Gedangan 72,89 No Kecamatan Baru, meliputi: Indeks Sentralitas 1 Kranggan 263,59 2 Miji 103,89 3 Meri 103,15 4 Jagalan 211,80 5 Sentanan 57,25 6 Purwotengah 94,25

GOTONG ROYONG IDUL QURBAN BERSAMA KIM MEKARSARI, KARANG TARUNA DAN PENGURUS RT

GOTONG ROYONG IDUL QURBAN BERSAMA KIM MEKARSARI, KARANG TARUNA DAN PENGURUS RT
Indahnya kebersamaan itu dapat dirasakan oleh anggota KIM “Mekar Sari” bersama anggota Karang Taruna dan pengurus RT.01/RW.01 Lingkungan Surodinawan Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto. Kebersamaan itu dilaksanakan dalam rangka peringatan Idul Adha/qurban 1435 H. untuk tahun ini panitia selain melaksanakan jamaah salat Idul Adha juga melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Sebanyak 10 ekor kambing yang berasal dari warga Rt.01/RW.01 Lingkungan Surodinawan. Koordinatornya adalah bapak-bapak dari pengurus RT setempat dibantu oleh Karang Taruna. Sedangkan ibu-ibu anggota KIM seperti ibu Ida, Listiani, Nunuk, Yuli dan yang lainnya kebagian tugas untuk mendistribusikan daging qurban yang habis disembelih. Tujuan dari peringatan Idul qurban ini menurut ketua RT setempat adalah untuk meningkatkan kualitas keimanan bagi masyarakat akan kecintaannya terhadap Allah SWT. Keikhlasan dan kepercayaan akan kebesaran Allah SWT seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS dan Anaknya Nabi Ismail AS setidaknya dapat ditauladani oleh semua umat Islam didunia ini tak terkecuali warga RT.01/RW.01 lingkungan Surodinawn. Ida Nuryati ketua KIM Mekarsari yang kebagian tugas untuk mendistribusikan daging qurban ini mengatakan, dari 10 ekor kambing tersebut dagingnya dibagikan keselurih warga RT.01 dan diluar RT yang dianggap membutuhkan. Namun inti dari kegiatan ini buan hanya semata-mata untuk membagi daging yang hanya 1 tahun sekali, namun nilai kebersamaan dan kekompakan itulah yang sangat berharga. Hal ini dapat meningkatkan ukwatun islamiah antar sesama umat Islam. Mengingat Idul qurban juga merupakan bagian dari program kerja KIM Mekarsari untuk tahun 2014 ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun sekali. (ri)

Rabu, 29 Oktober 2014

OPERASI GABUNGAN TINGKATKAN DISIPLIN PENGGUNA JALAN

Berdasarkan hasil pemantauan akibat terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah karena factor manusia., baik itu pengemudi atau pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu sosialisasi dan pembinaan terhadap para pengguna jalan itu sangat penting. Pembinaan dapat dilakukan berbagai metode dengan cara langsung atau melalui kegiatan operasi di lapangan dengan maksud untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Operasi gabungan misalnya, secara periode telah dilakukan setiap bulan sekali antara Dishub Provinsi danKota, Polres, Dispenda dan Dinas Kesehatan. Seperti halnya operasi yang dilakukan oleh tim gabungan pada rabu 22/10/2014, bertempat di halaman kantor Dishubkominfo Kota Mojokerto telah berlangsung operasi gabungan terhadap kendaraan roda empat. Al hasil banyak pengemudi yang perlu mendapatkan perhatian terutama dari segi kesehatanfisiknya. Mengingat dalam operasi ini bukan hanya memeriksa dokumen kelengkapan kendaraan, akan tetapi juga kelayakan kendaraannya dan kesehatan pengemudinya. Misalnya dicek tensinya apakah tensi naik sebaliknya dan bahkan masih normal. Jika ditemukan ada pengemudi/supir yang tensinya tinggi hingga resiko hipertensi maka kepada yang bersangkutan akan disarankan untuk beristirahat oleh petugas medis yang ada dilapangan. Kasat lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Triyanto, SH saat dikonfirmasi disela-sela operasi tersebut memebenarkan bahwa, supir /pengemudi apabila dalam keadaan terganggu kesehatannya hendaknya beristirahat terlebih dahulu. Istirahat bisa dilakukan di POM Bensin, Rumah Makan atau tempat-tempat pos polisi yang ada rest areanya. Kalau dipaksakan bisa mengganggu keselamatan orang banyak. Kasatlantas bilang, tujuan dari operasi gabungan ini adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas. Utamanya adalah para pengemudi kendaraan Bus dan Truck serta kendaraan lainnya. Operasi berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu pengguna jalan lain karena berlokasi di halaman kantor DishubkominfoKota Mojokerto yang ada di kawasan raya baypas arena persawahan. (ri)

TAHUN 2015 KOTA MOJOKERTO E-GOVERNMENT

TAHUN 2015 KOTA MOJOKERTO E-GOVERNMENT
Sebuah pemerintahan yang syarat dengan pegunakan teknologi informasi. Untuk mempersiapkan hal itu Bidang Pengelola Data Electronic (PDE) pada Dinas Perhubngan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi Penyususunan tata kelola teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Pemerintah Kota Mojokerto tahun 2014. Dalam sosialisasi ini diikuti oleh tenaga IT dari SKPD dan Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Mojokerto. Sosialisasi ini berlangsung di Hotel Slamet pada selasa 2110/2014. Sebelum acara ini digelar pihak PDE sudah mengirimkan blangko survey kepada semua satker dan blanko tesebut telah diisi dan diserhkan kepada sueveyer. Selanjutnya pad pertemuan kali ini adalah saatnya untuk mengevaluasi dari hasil isisn tersebut. untuk evaluasi ini ada tim dari Universitas Negeri Malang yang dipimpin oleh Arif Mintosa. Ruby Hartoyo, S.Sos, MM Kadishubkominfo Kota Mojokerto saat menghadiri acara tersebut bilang, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat dan pesat menuntut kita untuk dapat mengikuti secara cepat dan tepat pula. Saat ini TIK merupakan hal sangat sangat vital dalam sebuah organisasi. TIK dapat memberikan kemudahan, kecepatan, keefektifan maupun efisiensi dalam melaksanakan suatu pekerjaan. Karena perkembangan yang sanagt cepat itulah terkadang membuat para pelakunya sangat kebingunan dan keterlambatan. Melalui sosialisasi dan evaluasi kali ini diharapkan dapat menyusun tata kelola TIK Pemerintah Kota Mojokerto sebagai pegangan tata kelola TIK lima tahun kedepan lebih terarah demi terwujudnya good governance. Dalam penyususun telah terbentuk tim teknis diseluruh instansi termasuk Kelurahan. Tugas dari tim teknis ini adalah untuk mengisi kuisoner dengan didampingi oleh surveiyor. Hasil dari kuisoner tersebut dikumpulkan kemudian diverifikasi dan dievaluasi oleh tim sehingga untuk tahap selanjutnya memerlukan evaluasi dan klarifikasi ke seluruh instansi. Dengan demikian dokumen tata kelola TIK Pemerintah Kota Mojokerto tahun 2014 ini menggambarkan kebutuhan lima tahun kedepan terutama dalam pengembangan TIK. Oleh karena itu pada pertemuan kali ini apabila ada perubahan data agar segera disampaikn sehingga hasil akhirnya nanti mendapatkan dukungan dan komitmen dari semua pihak berupa penandatanganan pakta integritas dan hasilnya akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Peraturan Walikota Mojokerto tentang TIK Pemerintah Kota Mojokerto. Dengan adanya regulasi aturan tersebut merupakan langkah nyata untuk mendukung visi dan misi pemerintah Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral, tegas Ruby(ri)

LAGU JAM WAJIB BELAJAR KARYA FAUZI BIN ADHAR DITETAPKAN SEBAGAI LAGU DAERAH KOTA MOJOKERTO

Walikota Mojokerto KH. Mas’ud Yunus secara resmi menetapkan lagu Jam Wajib Belajar karya Fauzi Bin Adhar sebagai lagu daerah Kota Mojokerto. Pernyataan secara resmi disampaikan oleh Walikota Mojokerto saat membuka grand final lomba nyanyi karaoke lagu lagu jam wajib belajar yang diselenggarakan oleh Dishubkominfo Kota Mojokerto bertempat di Halaman studi Radio Gema Fm, jumat, 17/10/2014. Menurut Walikota Lagu Jam Wajib Belajar adalah salah satu upaya untuk ikut serta mensukseskan program jam wajib belajar melalui seni. Dengan lagu ini akan mudah untuk mengingatkan kepada kita semua para orangtua dan anak-anak itu sendiri akan kewajiban belajar minimal 1 jam mulai pukul 18.00-19.00 WIB. Selanjutnya jam wajib belajar akan menjadi budaya bagi masyarakat Kota Mojokerto. Pada saat yang sama bukan hanya anak yang belajar akan tetapi keluarga dan masyarakat juga ikut mendukung yakni dengan matikan Televisi, Radio,stop pengamen. Walikota Mojokerto juga merasa bangga karena hasil Unas untuk SD meraih rangking I, SMP rangking 8 dan SMA ranking 2. Program jam Wajib belajar ini adalah merupakan salah satu realisasi dari Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP) sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Walikota Mojokerto nomor 17 tahun 2009. Dalam PKMBP ini salah satuindikatornya adalah mewujudkan masyarakat, sekolah dan keluarga berlingkungan pendidikan.oelah karena itu ini adalah merupkan tanggungjawab bersama seluruh warga Kota Mojokerto. Pada kesempaan yang sama Walikota juga mengampaiakan akan kewajiban warga Kota Mojokerto untuk menikmatipendidikan dasar menengah sampai dengan 12 tahun atau SMA. Pogram ini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto mulai tahun 2007. Walikota Mojokerto yang didampingi oleh Sekretaris Dinas P dan K Camat dan Kepala sekolah serta Kadishubkominfo sangat antusias sekali menikmati pentas final ini hingga mengikuti acara ini sampai selesai bahkan saat menyerahkan hadiah berupa Thropy dan piagam penghargaan yang diterimakan langsung kepada para pemenang.demikian juga dengan animo penonton yang memadati halaman radio Gema Fm Jalan Bayangkara yang depan studio. Sebelumnya disampaikan oleh Ruby Hartoyo, S.Sos, MM pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, lomba nyanyi karaoke lagu Jam Wajib belajar yang dislenggarakan oleh Dishubkominfo melaui radio Gema Fm adalah lagu yang diciptakan oleh salah satu personil Dishub yang juga penyiar radio Gema Fm. Yaitu Puji Utomo atau yang dipanggil Fauzi Bin Adhar. Lomba ini diikuti oleh sekolah tingkat SD, SMP dan SMA terdiri dari 1 vokalis utama dan 4 backing vocal. Sebelum masuk grand final peserta telah melaksanakan audisi selama 3 hari dengan siaran langsung melalui radio Gema FM. 90,5 M.Hz. Dari 70 peserta/regu diambil 15 regu yang masuk pada tahap grand final. Masing-masing tingkatan diambil 5 terbaik untuk memperebutkan kejuaraan I,II,III dan Harapan I,II. Hasil penilaian dewan juri yang terdiri dari Rama, Oki dan Fauzi untuk tingkat SD juara I,II,III dan harapan I dan II secara berurutan SD Katolik Wijana Sejati, SDN Kranggan IV, SDN Wates III, SDN Kranggan II, SDN Miji. Untuk tingkat SMP secara berurutan juara I,II,III dan harapan I,II diraih SMP Negeri II, SMP Negeri I, SMP negeri VI, SMP Muhamadiyah, SMPN 7. Sedangkan untuk tingkat SMA secara berutan juara I,II,III dan harapan I dn II yaitu SMA Negeri 3, SMA Santo Thomas Aquino, SMA negeri I, SMA Muhamadiyah I dan SMA PRRI I. Para juara ini mendapatkan hadiah berupa Thropy dan uang pembinaan. Hadiah diserahkan langsung oleh Walikota Mojokerto kepada para juara. Dalam pentas Grand Final ini Walikota Mas’ud Yunus mengikuti acara ini dari awal hingga final. Sebagai komandan PKMBP, Walikota sangat menikmati dan merasa bangga melihat penampilan para finalis ini baik tingkat SD,SMP dan SMA. Para finalis sendiri juga merasa terhormat dan mendapat perhatian dari Walikota Mojokerto. Peristiwa ini dapat dibilang langka, jika ada seorang Walikota yang bisa menghadiri sebuah perlombaan atau kompetisi bisa mengikuti dari awal hingga akhir. Hal ini tentunya dapat memberikan motivasi bagi para finalis yang notabene anak-anak usia sekolah. (ri) Daftar Pemenang lomba Nyanyi Karaoke Lagu Jam Wajib Belajar thun 2014 Tingkat SD Tingkat SMP Tingkat SMA Juara Sekolah Juara Sekolah Juara Sekolah I SDK Wijana Sejati I SMPN 2 I SMAN 3 II SDN Kranggan IV II SMPN 1 II SMA K ST Aquino III SDN Wates III III SMPN VI III SMAN 1 IV SDN Kranggan II IV SMP Muhamadiah I IV SMA Muhamadiah I V SDN Miji V SMPN 7 V SMA PGRI